SeputarDesa.com, Jombang — Polres Jombang memberikan edukasi kepada 130 pelajar SMKN Gudo, Kabupaten Jombang, mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut bertujuan mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang melibatkan gabungan satuan fungsi Polres Jombang itu berlangsung di Aula SMKN Gudo Jombang, Senin (14/9/2026).
Ketua tim, Ipda Oki Agung Septian, S.H., bersama sejumlah anggota memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi AI sekaligus pentingnya membangun literasi digital di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Ipda Oki mengatakan, perkembangan AI perlu diimbangi dengan kemampuan generasi muda dalam memahami cara penggunaan teknologi secara tepat. Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, meningkatkan kreativitas, serta membantu pelajar mengembangkan potensi dan kemampuan diri.
“Para siswa perlu memahami perkembangan kecerdasan buatan serta memiliki literasi digital yang baik di tengah pesatnya kemajuan teknologi,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya berkaitan dengan kemudahan dan manfaat yang ditawarkan. Para pelajar juga perlu memahami risiko, etika, serta batasan dalam menggunakan teknologi tersebut.
“Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap edukasi tersebut dapat mendorong para pelajar menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki karakter, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan AI.
“Bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, dan tetap berkarakter dalam setiap langkah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















