SeputarDesa.com, Cirebon – Suasana kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di Pengguron Tarekat Agama Islam Pegajahan Cirebon, Jumat pagi (29/5/2026). Pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tersebut, Pengguron Pegajahan menyembelih seekor sapi dengan bobot mencapai 400 kilogram sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu melibatkan keluarga besar pengguron, jamaah, serta warga sekitar. Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar lingkungan pengguron, keluarga besar, dan para jamaah sebagai wujud kebersamaan serta penguatan ukhuwah Islamiyah.
Pengasuh Pengguron Tarekat Agama Islam Pegajahan Cirebon, Pangeran Bagus Chandra Kusuma Ningrat mengatakan, ibadah qurban bukan hanya memiliki makna spiritual semata, namun juga menjadi sarana mempererat persatuan umat Muslim di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, semangat qurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar. Karena itu, momentum Iduladha harus dijadikan ajang memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarumat.
“Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita menanamkan rasa peduli, saling membantu, dan memperkuat persaudaraan sesama Muslim. Nilai itulah yang terus kami jaga di Pengguron Pegajahan,” ujar Pangeran Bagus Chandra Kusuma Ningrat.
Ia menuturkan, kegiatan qurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut juga menjadi bagian dari syiar Islam agar nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Kami ingin keberadaan Pengguron Pegajahan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran spiritual dan keagamaan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan qurban dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan jamaah dan keluarga besar pengguron agar tercipta rasa memiliki serta semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah.
“Melalui kegiatan ini kami berharap hubungan antara jamaah, keluarga besar pengguron, dan masyarakat semakin harmonis. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan umat,” ungkapnya.
Selain itu, Pangeran Bagus Chandra Kusuma Ningrat berharap momentum Iduladha dapat menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat.
“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Jika nilai itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka persatuan umat akan semakin kuat dan masyarakat akan hidup lebih rukun,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT yang mewakili masyarakat Pegajahan Utara Kota Cirebon, Agus Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada keluarga besar Pengguron Pegajahan karena telah menjadi tradisi pada tiap tahunnya, masyarakat sekitar mengucapkan terimakasih atas pembagian daging qurban tersebut.
“Kami sangat bersyukur kepada Pengguron Pegajahan. Ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kebersamaan yang terjalin dengan warga ,” ujar Agus Sutisna.
Ia menilai kegiatan qurban tersebut tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara keluarga pengguron pegajahan dan warga sekitar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu memperkuat tali silaturahmi antarwarga,” katanya.
Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Warga yang menerima pembagian daging qurban pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan rasa syukur. Tradisi berbagi yang terus dijaga Pengguron Pegajahan Cirebon itu diharapkan mampu mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















