SeputarDesa.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau langsung proyek peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Senin (13/7/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan proyek infrastruktur prioritas tersebut berjalan sesuai target dan selesai tepat waktu pada Desember 2026.
Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) serta jajaran Forkopimka. Jalan Raya Bluru Kidul mendapat atensi khusus karena menjadi titik rawan banjir yang melumpuhkan akses vital menuju pusat pelayanan publik, termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo.
Alokasi Anggaran Khusus dan Revitalisasi Drainase
Bupati Subandi membeberkan bahwa urgensi perbaikan jalan ini membuat Pemkab Sidoarjo melakukan pengalihan alokasi anggaran (shifting budget) yang mulanya diplot untuk penanganan jalan di Kecamatan Sedati.
Secara teknis, proyek peningkatan jalan ini tidak sekadar meninggikan elevasi badan jalan, melainkan dikerjakan secara sepaket dengan revitalisasi sistem drainase makro. Badan Jalan Raya Bluru Kidul akan dilebarkan menjadi 11 meter, yang mencakup perkerasan beton (rigid pavement) selebar 6 meter serta dilengkapi bahu jalan dan trotoar di kedua sisinya. Pemkab Sidoarjo juga mengkaji Detail Engineering Design (DED) saluran pembuangan air ke sungai serta opsi tanggul pengaman banjir rob sebagai solusi jangka panjang.
Penataan Kawasan Secara Humanis dan Wajib Pekerja Lokal
Seiring dengan pengerjaan fisik, Pemkab Sidoarjo akan menertibkan bangunan yang melanggar ruang milik jalan (Rumija) agar fungsi jalan kembali optimal mengurai kemacetan. Pendataan dan penataan ini dipastikan akan berjalan secara humanis melalui koordinasi bersama pemerintah desa.
Di samping itu, Bupati Subandi memberikan instruksi tegas kepada pihak kontraktor agar profesional, bekerja sesuai spesifikasi teknis, dan wajib menyerap tenaga kerja lokal asal Sidoarjo selama masa konstruksi.
“Kontraktor harus profesional dan wajib memprioritaskan pekerja lokal asal Sidoarjo. Pembangunan infrastruktur APBD ini tidak hanya harus menghasilkan fisik yang berkualitas, tapi wajib menjadi stimulus ekonomi bagi warga sekitar,” pungkas Subandi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















