SeputarDesa.com, Jombang – Pernyataan yang terdengar dalam siaran langsung (live) TikTok milik salah satu staf Kecamatan Kesamben menjadi sorotan publik. Dalam siaran tersebut, terdengar suara yang diduga milik Kasi Sosbud Kecamatan Kesamben, Elok Faikotul Himmah, SE.
Suara tersebut terdengar saat pembicaraan membahas harga telur yang saat ini masih tergolong murah. Namun, percakapan kemudian mengarah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam percakapan itu terdengar pernyataan bahwa apabila program MBG berjalan, harga telur dapat mencapai Rp30 ribu per kilogram. Bahkan, terdengar pula ucapan yang mengarah pada permintaan agar program MBG dihapus.
Pernyataan tersebut sontak memunculkan pertanyaan publik. Program MBG merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat. Namun, dalam percakapan yang terdengar dalam live TikTok tersebut, program MBG justru dikaitkan dengan potensi kenaikan harga telur.
Nama Elok Faikotul Himmah, SE., selaku Kasi Sosbud Kecamatan Kesamben, kemudian menjadi sorotan karena suaranya diduga terdengar dalam live TikTok milik salah satu staf Kecamatan Kesamben tersebut.
Sebagai pejabat pemerintahan, setiap pernyataan yang terdengar di ruang publik tentu dapat menjadi perhatian masyarakat. Terlebih, pembicaraan tersebut menyangkut program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Publik pun menunggu klarifikasi dari Elok Faikotul Himmah, SE., terkait konteks dan maksud pernyataan yang terdengar dalam live TikTok tersebut.
Apakah ucapan mengenai penghapusan MBG tersebut merupakan pendapat pribadi, candaan, atau terdapat konteks lain dalam percakapan tersebut?
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Elok Faikotul Himmah, SE., terkait suara dan pernyataan yang terdengar dalam siaran langsung tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















