banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaPertanian

Mitigasi Kekeringan, Unit Pengelola Bendungan Kuningan Cek Lapangan di Daerah Irigasi Jengkelok Seluas 6.279 Hektare

×

Mitigasi Kekeringan, Unit Pengelola Bendungan Kuningan Cek Lapangan di Daerah Irigasi Jengkelok Seluas 6.279 Hektare

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Tim Unit Pengelola Bendungan Kuningan bersama petugas irigasi melakukan pengecekan kondisi pembagian air di Pintu 5 Daerah Irigasi Jengkelok sebagai upaya mitigasi kekeringan pada musim tanam II.

SeputarDesa.com, Brebes – Menghadapi musim kemarau yang bertepatan dengan pelaksanaan Musim Tanam (MT) II, Unit Pengelola Bendungan Kuningan melakukan kegiatan pengecekan lapangan di Daerah Irigasi (DI) Jengkelok yang memiliki luas layanan mencapai 6.279 hektare. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi kekeringan guna memastikan distribusi air irigasi tetap berjalan optimal bagi lahan pertanian.

Wilayah layanan Daerah Irigasi Jengkelok meliputi enam kemantren, yakni Salsak Cibendung, Bantarsari, Kubangjero, Losari Hulu, Losari Hilir, dan Rungkang. Seluruh wilayah tersebut saat ini tengah memasuki masa tanam kedua sehingga ketersediaan air menjadi faktor penting bagi keberhasilan produksi pertanian.

Baca Juga :  Pupuk dan Pena: Merawat Kedaulatan Pangan dan Informasi Nusantara di Era Digital

Kegiatan monitoring dipusatkan di Pintu Pembagi Pintu 5, salah satu titik strategis dalam sistem pembagian air irigasi. Tim melakukan pengecekan kondisi jaringan irigasi sekaligus menghimpun data lapangan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan pengelolaan air selama musim kemarau.

Mantri Pengelola Irigasi Pintu 5, Rusyani, menjelaskan bahwa koordinasi rutin terus dilakukan bersama para pengelola irigasi, GP3A (Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air), serta P3A yang mewakili petani di masing-masing petak tersier.

“Kami secara rutin mengadakan rapat koordinasi dengan pengelola irigasi, GP3A, dan P3A untuk menyusun pola pembagian air agar seluruh wilayah layanan tetap mendapatkan pasokan secara adil dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Mitigasi Kekeringan, Ruskamto, berharap seluruh data hasil pengecekan lapangan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Unit Pengelola Bendungan Kuningan dalam menentukan langkah antisipasi apabila terjadi penurunan debit air.

Baca Juga :  Bupati Jombang Lantik 5 Pejabat Hasil Seleksi Terbuka, Ini Daftar Lengkap dan Latar Belakangnya

“Data yang kami peroleh akan disampaikan kepada pengelola bendungan sebagai dasar pengambilan kebijakan sehingga potensi kekeringan dapat dicegah sedini mungkin,” kata Ruskamto.

Berkat koordinasi yang intensif antara pengelola irigasi dan para petani, pelaksanaan Musim Tanam II di wilayah Daerah Irigasi Jengkelok hingga saat ini berjalan dengan baik. Diharapkan pengaturan distribusi air yang efektif dapat terus menjaga keberhasilan musim tanam meskipun berada pada puncak musim kemarau.

Keterangan foto: Tim Unit Pengelola Bendungan Kuningan bersama petugas irigasi melakukan pengecekan kondisi pembagian air di Pintu 5 Daerah Irigasi Jengkelok sebagai upaya mitigasi kekeringan pada musim tanam II.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi