banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
NasionalKesehatan

Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Pembangunan Kesehatan 2026 di Rembang

×

Edy Wuryanto Sosialisasikan Program Pembangunan Kesehatan 2026 di Rembang

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., saat berinteraksi dengan salah satu peserta dalam kegiatan sosialisasi program pembangunan kesehatan daerah tahun 2026 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

SeputarDesa.com, Rembang — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., melakukan sosialisasi program pembangunan kesehatan daerah tahun 2026 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memperkenalkan berbagai program pemerintah di bidang kesehatan yang dijalankan melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam sosialisasi tersebut, Edy Wuryanto menyampaikan sejumlah program kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah pada 2026, di antaranya peningkatan akses pelayanan kesehatan, penanggulangan tuberkulosis (TB), serta program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.

“Program kesehatan harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui program yang disiapkan pemerintah sekaligus aktif memanfaatkannya,” ujar Edy Wuryanto dalam sosialisasi tersebut.

Keterangan foto: Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., saat menyampaikan sosialisasi program pembangunan kesehatan daerah tahun 2026 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas pelayanan, tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini.

Baca Juga :  Profil Menteri Keuangan RI, Purbaya Menggantikan Sri Mulyani

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Cek Kesehatan Gratis. Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing melalui pemeriksaan secara berkala.

“Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan sejak dini penting agar kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal dan langkah penanganannya bisa segera dilakukan,” katanya.

Kabupaten Rembang sendiri memiliki sekitar empat rumah sakit utama yang aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Fasilitas kesehatan tersebut terdiri dari rumah sakit umum milik pemerintah serta rumah sakit yang dikelola pihak swasta maupun organisasi.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Publik Desak Tindakan Tegas dan Soroti Peran Pendamping PKH

Keberadaan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung akses pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Rembang. Namun, peningkatan kualitas pelayanan juga perlu dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat.

Keterangan foto: Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp., M.Kep., saat foto bersama peserta setelah kegiatan sosialisasi program pembangunan kesehatan daerah tahun 2026 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Selain Cek Kesehatan Gratis, penanggulangan tuberkulosis (TB) turut menjadi bagian dari pembahasan. Edukasi mengenai pencegahan, deteksi dini, serta pentingnya menjalani pengobatan hingga tuntas dinilai penting untuk menekan penyebaran TB di masyarakat.

Baca Juga :  REVOLUSI DARI GARIS TEPI: MENGEJA MAKNA "BERGEMA" DI BERANDA DESA

Edy Wuryanto juga mendorong agar informasi mengenai program kesehatan pemerintah dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses pelayanan.

“Harapannya, program-program kesehatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat penting agar pembangunan kesehatan dapat berjalan dan memberikan dampak nyata,” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri tokoh masyarakat dan warga setempat. Kehadiran masyarakat diharapkan dapat memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan partisipasi dalam berbagai program kesehatan yang disediakan pemerintah.

Edy Wuryanto berharap pembangunan kesehatan pada 2026 dapat terus ditingkatkan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Upaya tersebut mencakup peningkatan akses pelayanan, pencegahan penyakit, pemeriksaan kesehatan sejak dini, serta penguatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: Irwani UmamEditor: Irwani Umam

 




SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi