SeputarDesa.com, Konawe – Aktivitas pertambangan di area kerja PT Hillcon Jaya Sakti dipastikan lumpuh total pada hari ini. Ratusan karyawan dari berbagai divisi secara serentak menghentikan operasional dan melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes atas keterlambatan pembayaran upah yang menjadi hak dasar mereka untuk bulan berjalan.
Sejak pagi hari, para pekerja terlihat berkumpul di sejumlah titik strategis di dalam area perusahaan. Tidak terdengar suara mesin excavator maupun lalu lalang dump truck sebagaimana aktivitas normal tambang. Seluruh kegiatan produksi dihentikan sementara sebagai bentuk tekanan kepada manajemen perusahaan agar segera memberikan kejelasan terkait pencairan gaji yang telah melewati batas waktu (deadline) yang disepakati.
Menuntut Hak di Tengah Debu Tambang
Aksi mogok kerja ini dipicu oleh ketidakpastian dari pihak manajemen mengenai jadwal pembayaran gaji. Para pekerja menilai keterlambatan tersebut mencederai komitmen perusahaan serta berdampak langsung pada kesejahteraan mereka.
“Kami sudah memenuhi kewajiban bekerja di bawah terik matahari dan debu tambang. Namun hak kami untuk menerima upah justru digantung tanpa kejelasan. Mogok kerja ini adalah jalan terakhir agar suara kami didengar,” ujar salah satu perwakilan karyawan di lokasi aksi.
Dampak Penundaan Upah
Keterlambatan pembayaran gaji dinilai membawa dampak serius terhadap kehidupan ratusan keluarga karyawan. Sejumlah pekerja mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, membayar cicilan, hingga menanggung biaya pendidikan anak akibat tersendatnya pemasukan dari perusahaan.
Dalam aksi tersebut, karyawan menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya:
- Mendesak realisasi pembayaran gaji bulan ini tanpa penundaan lebih lanjut.
- Meminta penjelasan resmi dari manajemen PT Hillcon Jaya Sakti terkait penyebab keterlambatan pembayaran upah agar tidak terulang di bulan-bulan berikutnya.
- Menuntut kepastian dan jaminan bahwa tidak akan ada sanksi atau tindakan represif terhadap karyawan yang memperjuangkan haknya melalui aksi mogok kerja.
Menunggu Respons Manajemen
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Hillcon Jaya Sakti belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kendala finansial maupun teknis yang menyebabkan tersendatnya pembayaran gaji karyawan.
Para pekerja menyatakan aksi mogok kerja akan terus berlanjut hingga terdapat kejelasan dan kesepakatan tertulis antara perwakilan karyawan dan manajemen perusahaan. Situasi di lokasi terpantau kondusif namun tegang, dengan pengamanan dari pihak keamanan internal perusahaan.














