banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
Berita

Dewan Masjid Indonesia Kuningan Gelar Raker, Bupati Dorong Masjid Berdaya untuk Kesejahteraan Umat

×

Dewan Masjid Indonesia Kuningan Gelar Raker, Bupati Dorong Masjid Berdaya untuk Kesejahteraan Umat

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong penguatan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Kemasjidan dan Rapat Kerja (Raker) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan, Sabtu malam (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Villa Barokah, Cisantana, tersebut mengusung tema “Masjid Berdaya Umat Sejahtera” dan dihadiri oleh tokoh agama, alim ulama, serta para pengurus DMI Kabupaten Kuningan.

Ketua DMI Kabupaten Kuningan, Dr. H. Ugin Lugina, M.Pd., menyampaikan bahwa silaturahmi kemasjidan merupakan agenda rutin tahunan yang telah berjalan hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, berbagai program terus dikembangkan untuk memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Ajang Kreatif ACTION III 2026 Resmi dibuka Wakil Bupati Kuningan

“Masjid tidak hanya menguatkan hubungan dengan Allah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial umat,” ujar Ugin.

Ia menjelaskan, sejumlah program yang telah dijalankan di antaranya pembentukan Forum Mubalighoh, Ikatan Khatib, hingga pengembangan program Masjid Ramah Anak yang terintegrasi dengan program Kabupaten Kuningan Layak Anak. Selain itu, kegiatan Bersih-Bersih Masjid dan Salat Subuh Berjamaah juga terus digalakkan sebagai bagian dari upaya memakmurkan masjid.

Melalui kegiatan silaturahmi dan raker tersebut, DMI Kabupaten Kuningan diharapkan mampu merumuskan langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Bangunan Tua Pengguron Pegajahan Cirebon Diduga Obyek Cagar Budaya

Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan bahwa memakmurkan masjid harus dimaknai lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Masjid harus menjadi tempat yang nyaman, bersih, dan mampu menghadirkan ketenangan bagi jamaah. Dari sana, peran sosial masjid juga harus terus dikembangkan,” ujar Bupati.

Bupati juga mendorong pengurus masjid untuk mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam pengelolaan infak secara digital dan metode dakwah yang lebih relevan dengan generasi saat ini. Salah satu inovasi yang disarankan adalah pemanfaatan teknologi seperti QRIS untuk memudahkan masyarakat dalam berinfak.

Baca Juga :  Bupati Kuningan Buka Kejuaraan Pencak Silat Jawara Cup III

“Sekarang era digital. Pengurus masjid harus melek teknologi agar dakwah tetap relevan dan mudah diterima, khususnya oleh generasi muda,” katanya.

Selain itu, Bupati Dian mengingatkan agar program kerja yang disusun dalam Raker DMI bersifat realistis dan dapat dilaksanakan secara konkret.

“Tidak perlu terlalu banyak program, yang penting bisa dijalankan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa