SeputarDesa.com | Sumenep – Menjelang pelaksanaan Haul Syuhada KH. Abdullah Sajjad yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 10 ribu jemaah, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu memperkuat sinergi dengan kalangan ulama melalui silaturahmi bersama Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. MD. Widadi Rahim.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Sumenep tetap kondusif, sekaligus mematangkan koordinasi pengamanan menjelang pelaksanaan Haul Syuhada KH. Abdullah Sajjad yang akan digelar oleh MWC NU Kecamatan Guluk-Guluk pada 5 September 2026.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua tokoh membahas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan situasi kamtibmas di Kabupaten Sumenep, peran ulama dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat, hingga penguatan kolaborasi antara Polresta Sumenep dengan jajaran Nahdlatul Ulama sebagai mitra menjaga stabilitas daerah.
Agenda tersebut juga membahas laporan dari Kapolsek Guluk-Guluk, IPTU Arief Wardoyo, terkait kesiapan penyelenggaraan Haul Syuhada KH. Abdullah Sajjad. Dengan estimasi kehadiran sekitar 10 ribu jemaah dari berbagai daerah, pengamanan terpadu dinilai menjadi kebutuhan utama agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama para ulama yang memiliki pengaruh besar dalam menjaga persatuan dan keteduhan di tengah masyarakat.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan para ulama terus diperkuat sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempererat persatuan masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan para tokoh agama menjadi kekuatan besar dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.
Pada kesempatan tersebut, Kapolresta juga memohon doa kepada Ketua PCNU Sumenep agar seluruh personel Polresta Sumenep senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep KH. MD. Widadi Rahim menyambut baik silaturahmi yang dilakukan Kapolresta Sumenep. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara kepolisian dan ulama merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Sumenep, khususnya menjelang kegiatan keagamaan berskala besar.
“Sinergi antara ulama dan umara, dalam hal ini kepolisian, merupakan kunci utama menjaga kedamaian di Madura, khususnya Kabupaten Sumenep. Kami mengapresiasi langkah cepat Kapolresta Sumenep yang terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama. Insyaallah, PCNU Sumenep bersama seluruh badan otonom, termasuk Banser, siap menyukseskan sekaligus membantu pengamanan Haul Syuhada KH. Abdullah Sajjad agar berlangsung khidmat, aman, tertib, dan lancar bagi seluruh jemaah,” tegas KH. MD. Widadi Rahim.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PCNU Sumenep memastikan akan mengerahkan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk bersinergi bersama jajaran Polresta Sumenep dalam pengamanan kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjamin kelancaran seluruh rangkaian haul.
Silaturahmi ini kembali menegaskan komitmen Polresta Sumenep dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh agama sebagai mitra strategis menjaga keamanan daerah. Di tengah tingginya antusiasme masyarakat menghadiri Haul Syuhada KH. Abdullah Sajjad, sinergi antara kepolisian, ulama, Banser, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi kunci terciptanya pelaksanaan kegiatan yang aman, damai, tertib, dan penuh kekhidmatan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com















