SeputarDesa.com, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 melalui upacara di Balai Kota Cirebon, Senin (27/4/2026). Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang menekankan pentingnya penguatan peran daerah dalam mengelola potensi lokal serta mendukung percepatan pembangunan nasional. Wakil Wali Kota menegaskan bahwa otonomi daerah menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik yang responsif dan berpihak kepada masyarakat.
Ia juga menekankan perlunya kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan berkeadilan dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut diserahkan Surat Keputusan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cirebon sebagai penguatan peran relawan sosial dalam penanganan kebencanaan dan persoalan sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Cirebon, Hermawan, menjelaskan Tagana tidak hanya berperan dalam penanganan bencana alam, tetapi juga bencana sosial. Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah program Tagana Go To School untuk merespons isu sosial seperti tawuran remaja.
Saat ini, terdapat 31 personel Tagana aktif yang tersebar di seluruh kelurahan dan diperkuat Tim Reaksi Cepat (TRC) yang siaga setiap hari. Tagana juga menyediakan layanan respons on call 24 jam yang dapat diakses masyarakat melalui Dinas Sosial maupun call center 112.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com
















