banner 970x250
BeritaDaerah

Kabasarnas didampingi Kasdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapsiagaan Nataru di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi Tahun 2025/2026

×

Kabasarnas didampingi Kasdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapsiagaan Nataru di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi Tahun 2025/2026

Sebarkan artikel ini

Seputardesa.com, Banyuwangi – Kesiapsiagaan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi perhatian serius pemerintah dan TNI. Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. selaku Kasdam V/Brawijaya mendampingi Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (Kabasarnas) melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Senin (29/12/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kesiapan personel, armada, dan sarana pendukung di wilayah perlintasan vital Jawa–Bali. Rombongan disambut Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, serta Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya.

Baca Juga :  Perang Iran vs Israel dan AS Memanas, Ancaman Krisis Global Menguat : Ketahanan Pangan Indonesia Jadi Sorotan

Rapat koordinasi pemantauan kesiapsiagaan Nataru digelar di area pelabuhan dengan dihadiri Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, serta unsur Forkopimda Banyuwangi. Agenda ini menegaskan komitmen lintas instansi dalam memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus transportasi laut.

GM ASDP Ketapang Banyuwangi, Adi Eka Pati memaparkan rencana operasi Nataru 2025/2026. Sebanyak 55 kapal dan 17 dermaga siap beroperasi dengan prediksi peningkatan arus puncak terjadi pada H+3. ASDP menyiapkan buffer zone di Terminal Sritanjung dan GWD untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan penumpang.

Baca Juga :  Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Dandim 0819 Bersama Forkopimda Kota Pasuruan Gelar Patroli Pos Pelayanan dan Refleksi Akhir Tahun 2025

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menyampaikan pentingnya sinergitas seluruh unsur dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah potensi cuaca ekstrem. Beliau menekankan langkah antisipasi melalui modifikasi cuaca dan imbauan kepada daerah agar mengganti pesta kembang api dengan doa bersama.

Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan bahwa kegiatan Nataru merupakan rutinitas nasional namun tidak boleh mengendurkan kewaspadaan. “Sinergitas seluruh elemen adalah kunci menjaga keselamatan masyarakat, karena tanggung jawab tersebut ada di pundak kita semua,” ujarnya.

Kasdam V/Brawijaya berharap koordinasi lintas lembaga terus terjalin erat untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menjaga keselamatan transportasi laut. Sinergi antara TNI, Basarnas, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan mampu menciptakan operasi pengamanan Nataru yang aman, tertib, dan kondusif

Baca Juga :  Gaya Riding 'Nyentrik' Wakil Bupati Sidoarjo: Vespa dan VW Padati Jalanan, Tanggulangin Fair 2026 Resmi Ditutup!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi