banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaDaerahPemerintahan

Pemkab Sidoarjo Gandeng Muslimat NU Perkuat Gerakan Cegah Stunting dengan Pola ABCDE

×

Pemkab Sidoarjo Gandeng Muslimat NU Perkuat Gerakan Cegah Stunting dengan Pola ABCDE

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com,  Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melibatkan Muslimat Nahdlatul Ulama dalam gerakan pencegahan stunting. Kegiatan ini digelar di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis 13 November 2025 dan menjadi bagian dari upaya percepatan penurunan stunting yang saat ini menjadi prioritas nasional.

Muslimat NU dianggap memiliki posisi strategis karena jaringan organisasinya menjangkau hingga desa. Kedekatan dengan keluarga, ibu muda, dan balita membuat kader Muslimat dinilai mampu menjadi motor penggerak edukasi tumbuh kembang anak serta pola asuh yang baik. Fokus kegiatan ini yaitu penggunaan prinsip ABCDE pencegahan stunting.

Baca Juga :  Gaya Riding 'Nyentrik' Wakil Bupati Sidoarjo: Vespa dan VW Padati Jalanan, Tanggulangin Fair 2026 Resmi Ditutup!

Sebanyak 265 kader Muslimat NU dari berbagai cabang mengikuti kegiatan tersebut. Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina M.Kes, membuka acara sekaligus menegaskan bahwa stunting menjadi isu kesehatan yang perlu penanganan serius. Ia menyebut dampak stunting tidak hanya pada tinggi badan anak tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, dan produktivitas jangka panjang.

Data SKI dan SSGI Tahun 2023–2024 menunjukkan prevalensi stunting di Sidoarjo meningkat dari 8,4 persen menjadi 10,6 persen. Pola asuh menjadi faktor terbesar yang memengaruhi kenaikan tersebut.

Lakhsmie menyebut pemerintah sudah menjalankan berbagai program, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, penyediaan makanan tambahan bergizi, hingga edukasi masyarakat. Ia menegaskan keberhasilan program akan bergantung pada dukungan masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Rusak Akibat Truk Bermuatan Berat, Pemdes dan Warga Sei Jawi Jawi Desak Pemerintah Segera Bertindak

Ia memberi apresiasi terhadap Muslimat NU yang dinilai konsisten mendampingi warga. Ia menyebut organisasi ini bukan hanya kelompok keagamaan tetapi juga agen perubahan sosial yang berperan dalam perbaikan kesehatan keluarga.

Pada sesi pemaparan, Dinas Kesehatan memperkenalkan pola ABCDE pencegahan stunting.

A. Aktif minum Tablet Tambah Darah bagi remaja putri dan ibu hamil
B. Bumil memeriksakan kehamilan minimal enam kali
C. Cukupi protein hewani untuk asupan gizi
D. Datang ke posyandu setiap bulan
E. Eksklusif ASI enam bulan dan dilanjutkan hingga dua tahun dengan MP-ASI tepat

Baca Juga :  Diterjang Angin Kencang, Kapolsek Gedangan Datangi Rumah Warga Terdampak

Ia berharap pesan ini dapat diteruskan kepada masyarakat melalui jaringan Muslimat NU.

Acara juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber Ketua DPRD Sidoarjo, H. Abdillah Nasih S.M., dr. Muji Retnaning Rini Sp.A., dr. Erly Mawar, serta perwakilan Pengurus Cabang Muslimat NU.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa