banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250
BeritaBudayaPemerintahan

Setelah 15 Tahun Terabaikan, Bupati Purworejo Tinjau Langsung Situs Prasasti Kayu Arahiwang

×

Setelah 15 Tahun Terabaikan, Bupati Purworejo Tinjau Langsung Situs Prasasti Kayu Arahiwang

Sebarkan artikel ini

SeputarDesa.com, Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo menunjukkan keseriusannya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah dengan melakukan peninjauan langsung ke Situs Prasasti Kayu Arahiwang di Desa Borowetan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Selasa (16/6/2026). Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun situs tersebut mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah.

Situs Prasasti Kayu Arahiwang merupakan salah satu peninggalan sejarah penting yang diperkirakan berasal dari tahun 901 Masehi, atau lebih dari 1.100 tahun yang lalu. Prasasti tersebut menjadi bukti keberadaan peradaban dan struktur pemerintahan kuno di wilayah Purworejo pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Namun ironisnya, situs yang memiliki nilai sejarah tinggi tersebut selama kurang lebih 15 tahun dinilai kurang mendapatkan perhatian memadai, sementara lokasinya terus terancam abrasi Sungai Bogowonto.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan jajaran Komunitas Budaya Arahiwang Moncer untuk melihat langsung kondisi kawasan situs yang mengalami ancaman kerusakan akibat gerusan sungai.

Baca Juga :  Semangat Kartini, Workshop Buket Balon Hidupkan Kreativitas Perempuan di Surabaya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo, Eko Paskiyanto, APi., M.M., menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan asesmen ulang sebagai dasar penyusunan langkah teknis penanganan.

“Kami akan melakukan peninjauan dan asesmen kembali untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail terkait kondisi lapangan. Rencananya akan dilakukan pemasangan bronjong untuk mengantisipasi abrasi, sekaligus penataan kawasan situs. Di bawah pohon sono juga akan dirapikan dan dibuatkan akses berupa anak tangga agar masyarakat lebih mudah menuju lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas Komunitas Budaya Arahiwang Moncer, Indartiningsih, S.T., yang akrab disapa Iin, menyampaikan bahwa Situs Prasasti Kayu Arahiwang saat ini tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga telah berkembang menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas seni, budaya, dan kreativitas.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap situs tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjaga warisan budaya.

“Keberadaan situs ini telah menjadi ruang berkarya dan berkumpul bagi masyarakat. Karena itu, upaya pelestarian yang dilakukan pemerintah bukan hanya menyelamatkan situs sejarah, tetapi juga merawat ruang publik yang memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat Purworejo,” ujarnya.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, SSTP., M.M., Kepala Bapperida Kabupaten Purworejo Drs. Herry Raharjo, M.Si., Kepala Bagian Prokopim Setda Purworejo Adi Pawoko, SSTP., M.Si., serta anggota DPRD Kabupaten Purworejo Roni Sumhastomo, S.E.

Baca Juga :  Di Balik Musdes Tertutup: POSBAKUMDES Bongkar Dugaan Pelanggaran UU oleh Camat Banyuurip

Di sisi lain, Ketua Komunitas Budaya Arahiwang Moncer, Sugiyanto, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran pemerintah daerah yang telah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi situs yang selama ini menjadi perhatian komunitasnya.

Menurut Sugiyanto, kunjungan tersebut menjadi harapan baru bagi keberlangsungan pelestarian Situs Prasasti Kayu Arahiwang yang selama bertahun-tahun diperjuangkan oleh para pegiat budaya setempat.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Bupati dan seluruh jajaran. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, pemerintah dapat mengetahui titik-titik yang memang harus segera ditangani. Selama kurang lebih 15 tahun, situs ini belum mendapatkan perhatian yang optimal. Karena itu, kehadiran Ibu Bupati hari ini membuat kami merasa terharu sekaligus semakin bersemangat untuk menjaga dan merawat situs tempat ditemukannya Prasasti Kayu Arahiwang,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan kawasan Situs Prasasti Kayu Arahiwang, sehingga warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi identitas budaya Purworejo itu dapat terus terjaga dan dimanfaatkan sebagai ruang edukasi, budaya, serta wisata sejarah bagi generasi mendatang.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi SeputarDesa.com

Penulis: SumartonoEditor: Irwani Umam

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SeputarDesa.com - Mengungkap Fakta, Menjaga Integritas Desa
error: Dilarang Keras mengcopy sebagian atau seluruh artikel tanpa seizin redaksi